Thursday, 25 December 2008

so this is christmas

Christmas this time might a bit different with my previous Christmases in here Newcastle. the most obvious things that might be differ this Christmas time from previous one, might be my additional degree at the back of my name and in this Christmas i will not alone. in this occasion i would like to thank God for His presence in my life during this year, it is undoubtly that His presence obvious on every aspects on my life. i might not be like whatever i want but i am sure that He will not let even one of my hair fall of my head without His excuse. actually, near christmas time is the busiest time for me (Marks and Spencer employee) to bargain my time with money. i have been doing a lot of night hours shift recently that make my life much more busy than before. well, finally i can have 6 days off and here is my blog, but i am gonna wriote it in Indonesian language consider that i am inspired by Andy F. Noya and Dahlan Iskan as my favourite writer, i am trying my best to learn from how they describe the things.

sudah cukup lama saya tidak menulis blog ini, juga mengupdate website saya dikarenakan kesibukan saya yang benar benar membuat otak saya beku tak bekerja tetapi otot saya capek. ini seakan menjadi rutinitas saya menjelang akhir tahun. Menjelang akhir tahun semua perusahaan biasanya sibuk dengan kegiatan yang dinamakan tutup buku, bisa jadi akuntan menjadi orang yang paling sibuk di kantor memeriksa dan membuat laporan untuk perusahaan. sewaktu saya masih kecil saya sering bertanya-tanya dalam hati seberapa penting sih laporan akhir tahun itu dibuat? dan apa gunanya? seiring dengan bertumbuhnya saya dan pelajaran yang saya terima saya memang menyadari kalau itu memang perlu sebagai indikator sebuah perusahaan dan salah satu alat buat team management untuk mengarahkan jalannya perusahaan tahun depan. bagaimana dengan kita sebagai makhluk sosial? masih sangat jelas di otak saya sewaktu saya masih di indonesia seringkali akhir tahun menjadi sumber uang buat Televisi dan media media lain untuk menayangkan acara-acara yang menarik untuk ditonton keluarga yang malas keluar rumah karena macet. ada satu program acara yang masih saya ingat indonesia flashback in 60 minutes. acara ini mengulas indonesia dalam 1 tahun ke belakang. sudah 4 kali natal dan 3 kali tahun baru saya lewati di newcastle yang notabene sebagian besar sama saja rutinitas saya. selama di sini masih teringat jelas tahun lalu sangat ramai di suarakan tentang climate change dimana bumi makin panas karena ulah kita sendiri, penjualan turkey tahun itu "cukup rendah" dimana saya sebagai pegawai M&S panen makanan murah dan banyak. akan tetapi tahun ini dimana di koran koran banyak diberitakan krisis moneter seluruh dunia yang disebabkan gagalnya subprime mortgage di amerika tahun 2007 diikuti jatuhnya perusahaan keuangan kelas atas macam Lehman Brothers, AIG dan lain sebagainya yang nota bene rating ekonominya AAA. Sebagai perbandingan Indonesia saja masih dalam range B atau C kalau nggak salah, dimana masih sangat jauh sekali perjalanannya menuju rating AAA. anehnya menurunnya ekonomi dunia dan bangkrutnya perusahaan besar di inggris diiringi dengan peningkatan penjualan makanan selama christmas. sungguh diluar prediksi semua orang ekonomi ini. seiring dengan berita bahwa masing-masing negara sibuk menyelamatkan dirinya sendiri dan para pejabatnya berpikir mati matian untuk memanfaatkan sisa sisa kekuatan financialnya untuk memperbaiki ini dan itu dalam konteks financial, dimulai dengan amerika yang memberikan talangan terbesar mungkin dalam 30 atau 50 tahun terakhir ke dunia perbankannya disusul dunia otomotifnya, diikuti brazil, china, india, rusia yang tidak lagi merasakan kenaikan ekonomi 10% seperti tahun2 sebelumnya diikuti lagi sebuah negara bekas federasi rusia yang presidennya berkata saya seperti tak punya lagi teman di sini karena negar-negara sahabatnya sudah sibuk dengan keuangan dalam negerinya dan tak bisa lagi menolong yang lain. ditambah dengan palestina yang benar-benar harus bekerja keras untuk membangun negaranya lagi setelah perang usai nanti. sungguh sebuah surprise di satu sisi keadaan ekonomi dunia carut marut, di sisi lain perang oh dunia ini penuh dengan bermacam macam ke anehan. perang di afghanistan mencari osama belum tuntas di susul perang di iraq menjatuhkan saddam hussein sekarang ditambah lagi perang di jalur gaza antara israel dan palestina. natal tahun ini sungguh kacau, berbicara tentang natal tentunya tak bisa dilepaskan dari hari kita merayakan lahirnya Tuhan Yesus atau Tuhannya orang Kristen. melihat dunia yang kacau balau seperti ini siapakah yang mau kita salahkan? haruskah kita menyalakan Tuhan karena menciptakan manusia dengan segala akal budinya sehingga terjadi perbedaan pendapat atau dengan segala intelektualnya sehingga dosa seorang ditanggung sebagian besar orang yang tidak tahu apa apa tentang masalah ekonomi (merujuk pada George Soros atas hancurnya ekonomi Asia pada tahun 1997 dan Joseph Cassanov atas hancurnya ekonomi dunia pada tahun 2008). di satu sisi para pembuat dosa masih merasakan nikmatnya tinggal di apartment pribadi 3 lantai di kompleks mewah dekat pusat perbelanjaan terkenal di london Harrods komplit dengan kolam renang pribadi, uang PHK, dan gaji bulanan sebagai konsultan yang bisa2 lebih besar dari gaji seorang presiden SBY. secara prinsip dasar manajemen sumber daya manusia bahwa menyalahkan seseorang itu akan makin membuat masalah semakin dalam ada baiknya kita sebagai penanggung dosa mereka untuk mulai mengintrospeksi diri kita sendiri, apa sih yang bisa kita perbuat di tengah-tengah krisis ini kesempatan apa yang ada di tengah-tengah krisis ini? daripada kita sibuk mencari-cari salah orang lain lebih baik kita mulai mencari peluang-peluang dari krisis ini. membuat kaus lelucon tentang krisis ekonomi misalnya saya rasa akan menghasilkan untung yang cukup besar asal direncanakan dengan matang. masih banyak lagi kesempatan-kesempatan yang tak terlihat oleh kasat mata tapi ada di sana. harapan saya di tahun depan sudah ada isu baru yang lebih pantas dibahas di koran-koran selain puing-puing kekacauan negara akibat perang dan kehancuran ekonomi. marilah kita menyongsong tahun depan dengan pandangan yang lebih optimis dan yang paling penting tindakan, sebagai presentasi dari pikiran kita yang optimis. sungguh saya berharap Indonesia yang lebih baik di tahun mendatang. sebagai penutup sepertinya tidak layak saya namakan tulisan ini catatan akhir tahun, mungkin lebih tepatnya sekilas catatan akhir tahun karena catatan saya ini pastilah jauh dari komplit.

Michael Tanudjaya. BSc(Hons).,MSc
penulis adalah seorang postgraduate yang sedang mencari kerja dan sangat cinta Indonesia

Friday, 5 December 2008

Orang Bodoh Dan Orang Pintar

1. Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya di bisnis. Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang Pintar. Walhasil Bosnya orang pintar adalah orang bodoh.

2. Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang Pintar yang tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah.Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.

3. Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mendapatkan kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar.

4. Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato, maka di suruh orang Pintar untuk membuatnya.

5. Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH). oleh Karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat undang- Undangnya orang bodoh.

6. Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan, sementara itu Orang pintar percaya. Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh. Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada diatas.

7. Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu di dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar, walhasil orang orang pintar menjadi staffnya orang bodoh.

8. Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang Pintar yang berkerja. Tapi orang-orang pintar DEMO, Walhasil orang-orang Pintar "meratap-ratap" kepada orang bodoh agar tetap di berikan pekerjaan.

9. Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan Waktu untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh Menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.

10. Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit. Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.

11. Bill Gates (Microsoft), Dell, Hendri (Ford), Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Sioe Liong (BCA group). Adalah orang-orang Bodoh (tidak pernah dapat S1) yang kaya. Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka. Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.

PERTANYAAN :

1. Jadi mending jadi orang pinter atau orang bodoh?

2. Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh ?

3. Mulia mana antara orang pinter atau orang bodoh?

4. Susah mana antara orang pinter atau orang bodoh?

KESIMPULAN:

1. Jangan lama-lama jadi orang pinter, lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.

2. Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh.

3. Kata kunci nya adalah "resiko" dan "berusaha", karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil, selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.

Orang pinter perpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut. Dan mengabdi pada orang bodoh.

Monday, 1 December 2008

5 august 2008

This afternoon, slowly whispering sound of Susan Wong that singing love will keep us alive. Whilst I listening to this song, I realize that it's true that loves of Jesus keep me alive till today. part of love of my God, I would like to admit as well that loves of my parents my dad and mum really keep me alive until now. When I am writing this blog I still remember how I talked with my mum and dad when I was teenager. I still remember that my mum cried for me when I was talking rude to her..... I am sure that my mum will forgive me even I am not asking apologize to her but it's really not the way that I want. I have asked her forgiveness last time but I still bearing guilty feeling. Well, I don't really know why this feeling comes up, I really missed her now I want to call her but it's 5 o'clock in the morning in Indonesia. Well once the clock touch 12 o'clock here I am going to called my mum just to say that I missed her.

Apart of my feeling, i would like to share what i have learned recently about life. I still remember once in afternoon around 2 o' clock in a lovely sunny day. I read my daily bread, and I pray to God for the job, my future and what mistake that i have done that made i missing my targets. I have worked for my dissertation 625 hours in 2 months which is more than 40 hours in a week. I spent most of my time for working and studying, but what i got? Nothing! Well long time ago when i just received my results, i remember that this sound strongly resound to my head. Quoting movie called "ayat ayat cinta" that say "i would prefer in jail rather than in better place if through my unlucky position God can show his love" i was assumed that this thinking only the way i defend myself from the mistake that i made. But as time goes by i learned that

1. My failed showing that your closeness with God does not mean that you gonna rules the world, or only the nice things will happen to you. God has used this occasion to show me that even
i lean on God the bad things might happen to me, even if i have worked like crazy but he..hey.... i still got the bad mark. But i hope through this condition i can show the world that there is no relation between closeness of the God and your success. God will not love you more or less than He already done now, but i believe through all of this God has showed his love to me that whatever happen he still loving me, giving me strength and whatever happen i still LOVE Him whatever it is.

2. Well secondly i am not gonna compared myself to Ayub because it seems like i have no right to bring up myself same with him. However, i have learned a lot from Ayub, how he facing the trial from devil and keep his faith to the God. And the most important thing is not how heavy his trial, but how He can faced the trial, what he has done?.......... in relation to my position now, once again i am not gonna put my self in same position with Ayub, but i definitely will make him as proper prototype or example for me facing my problem.

Well finally, how I love you Lord with whatever it is, whatever my condition. I realised that
my closeness to you might not bring all of goodness to my life, but it does give me strength to facing all of them. I called this faith and love to my God.

Picture profile

Contact us

You can contact me through email or simply leave your short comment on shoutout box

Shoutout box